Pelindo Regional 2 Bengkulu Perkenalkan Dunia Kemaritiman kepada Pelajar melalui Program “Pelindo Mengajar”

Pelindo Regional 2 Bengkulu memperkenalkan dunia kemaritiman dan kepelabuhanan kepada para pelajar di Kota Bengkulu melalui program edukasi bertajuk “Pelindo Mengajar”. Program ini bertujuan menumbuhkan minat dan pemahaman generasi muda terhadap industri pelabuhan serta perannya dalam perekonomian nasional.
Menurut General Manager Pelindo Regional 2 Bengkulu, Dimas Rizky Kusumayadi, kegiatan ini digelar di SMP 25 Kota Bengkulu agar siswa dapat memahami lebih dekat tentang dunia maritim, logistik, dan kepelabuhanan, sekaligus menumbuhkan rasa percaya diri dan wawasan global. “Melalui Pelindo Mengajar, kami berharap lahir generasi yang lebih percaya diri, berwawasan global, dan siap bersaing,” ujarnya pada Jumat di Bengkulu.
Dimas menambahkan bahwa program ini merupakan kontribusi nyata perusahaan dalam membangun sumber daya manusia unggul di daerah, sekaligus menanamkan nilai-nilai penting seperti integritas, kerja keras, dan kepedulian sosial. Para pegawai Pelindo berbagi pengalaman praktis serta wawasan tentang industri maritim, sehingga siswa mendapatkan pemahaman yang komprehensif.
Program “Pelindo Mengajar” tidak hanya dilaksanakan di Bengkulu, tetapi juga serentak di 9 cabang Pelindo Regional 2 di seluruh Indonesia, dengan total 9 sekolah yang berpartisipasi, terdiri dari 8 SMP dan 1 SMA. Kegiatan ini menjadi wadah bagi insan Pelindo untuk berbagi pengetahuan, pengalaman, dan motivasi kepada generasi muda.
Kepala Sekolah SMP 25 Kota Bengkulu, Lusi Suriadi, menyambut baik inisiatif tersebut. Menurutnya, kehadiran Pelindo memberikan motivasi langsung bagi siswa sekaligus menambah wawasan mereka mengenai kepelabuhanan. “Siswa jadi mengerti bahwa pelabuhan bukan sekadar tempat kapal bersandar, tetapi pintu gerbang ekonomi yang strategis,” ujarnya.
Selain aspek pendidikan, Pelindo Mengajar juga menjadi bagian dari program sosial perusahaan yang berfokus pada pendidikan, lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat. Melalui program ini, Pelindo berharap dapat mendorong generasi muda memahami industri maritim, menumbuhkan minat berkarier di sektor pelabuhan, serta mendukung pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas di Indonesia.
Anggota DPR RI Erna Sari Dewi Bagikan 20.000 Paket Sembako Gratis di Bengkulu

Anggota DPR RI, Erna Sari Dewi, membagikan 20.000 paket bahan pokok gratis kepada masyarakat yang membutuhkan di Provinsi Bengkulu. Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu, sebagai bagian dari program sosial yang ditujukan untuk meringankan beban warga.
Menurut Erna, paket sembako tersebut tidak hanya diberikan kepada kader partai, tetapi seluruh masyarakat kurang mampu yang membutuhkan bantuan di wilayah Provinsi Bengkulu. “Seluruh paket yang kami siapkan lebih kurang ada 20 ribu paket yang kami bagikan, bukan hanya kepada kader tetapi untuk masyarakat, seluruh masyarakat yang tidak mampu yang ada di Provinsi Bengkulu,” ujarnya.
Anggota DPR ini menyampaikan bahwa pembagian sembako ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap situasi masyarakat, terutama karena belakangan harga beberapa komoditas pokok di pasaran mengalami kenaikan signifikan. “Kami prihatin dengan harga barang-barang yang saat ini meningkat. Semoga ini bisa membantu masyarakat Provinsi Bengkulu,” tambahnya.
Paket sembako yang dibagikan berisi kebutuhan pokok sehari-hari, seperti beras, minyak goreng, dan gula pasir, yang menjadi komoditas penting bagi kehidupan masyarakat sehari-hari.
Salah seorang penerima bantuan, Lusi, mengaku sangat terbantu dengan program ini. Menurutnya, bantuan sembako gratis tersebut sangat berarti bagi keluarganya, terutama di tengah kenaikan harga bahan pangan di Bengkulu. “Bahkan beras naik Rp2.000-5.000 per kilogram dari harga sebelumnya. Kami bersyukur mendapatkan bentuk sembako gratis ini,” katanya.
Kegiatan ini menunjukkan komitmen Erna Sari Dewi dalam mendukung kesejahteraan masyarakat, sekaligus menjadi langkah nyata untuk membantu meringankan beban ekonomi warga di tengah situasi kenaikan harga kebutuhan pokok. Diharapkan program ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya.
Prajurit TNI Gugur Akibat Serangan Kelompok Bersenjata di Papua Barat

Seorang prajurit TNI dari Satgas Yonif 410/Alugoro meninggal dunia setelah terkena serangan oleh kelompok Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat/Organisasi Papua Merdeka (TPNPB/OPM) di Distrik Moskona Utara, Teluk Bintuni, Papua Barat, pada Sabtu, 11 Oktober 2025.
Kepala Penerangan Kodam XVIII/Kasuari, Letnan Kolonel Infanteri J. Daniel P. Manalu, membenarkan insiden penyerangan tersebut. Serangan terjadi sekitar pukul 13.30 WIT di Kampung Moyeba, saat prajurit TNI sedang melaksanakan tugas anjangsana kepada warga setempat bersama rekan-rekannya dari Satgas Yonif 410/Alugoro.
Dalam peristiwa tragis itu, Prajurit Kepala (Praka) Amin Nurohman gugur, dan satu pucuk senjatanya turut dirampas oleh kelompok bersenjata pimpinan Demi Moss dari Kodap IV Sorong Raya. Kapendam XVIII/Kasuari menegaskan bahwa aksi tersebut menambah daftar kekerasan bersenjata yang dilakukan kelompok separatis terhadap aparat keamanan maupun masyarakat sipil di Papua Barat.
Kodam XVIII/Kasuari saat ini tengah melakukan langkah pengamanan lanjutan di sekitar Kampung Moyeba serta berkoordinasi dengan aparat terkait untuk memastikan kondisi wilayah tetap aman dan kondusif. Daniel menekankan bahwa insiden ini mencerminkan tindakan kekerasan yang kerap dilakukan oleh kelompok bersenjata terhadap TNI, Polri, dan warga sipil.
Jenazah Praka Amin Nurohman saat ini sedang dalam proses evakuasi dari Teluk Bintuni ke kampung halamannya di Kebumen, Jawa Tengah. Pihak Kodam juga menegaskan komitmennya untuk mengejar dan menangkap para pelaku penembakan tersebut. “Kodam XVIII/Kasuari berkomitmen akan mengejar dan menangkap para pelaku penembakan itu,” tegas Daniel.
Insiden ini menjadi pengingat serius akan risiko yang dihadapi prajurit TNI dalam menjalankan tugas menjaga keamanan dan membangun hubungan dengan masyarakat di wilayah rawan konflik, sekaligus menekankan perlunya koordinasi terus-menerus antara aparat keamanan untuk mengantisipasi ancaman kelompok bersenjata di Papua Barat.
Kemenpar Perkenalkan Wisata Gastronomi dan Wisata Ramah Muslim di Sumatera Barat melalui Famtrip

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menyelenggarakan kegiatan famtrip atau wisata pengenalan untuk memperkenalkan kekayaan wisata gastronomi serta destinasi ramah Muslim di Sumatera Barat kepada para peserta.
Menurut Deputi Bidang Pemasaran Kemenpar, Ni Made Ayu Marthini, kegiatan ini memungkinkan peserta untuk mengeksplorasi lebih dalam wisata alam dan budaya di berbagai daerah di Sumatera Barat, sekaligus memahami kekayaan kuliner lokal dan tradisi yang menyertainya. “Melalui aktivitas wisata ini, peserta dapat memperoleh pemahaman mendalam terkait kuliner khas dan kebudayaan di setiap daerah,” ujar Made dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin.
Rangkaian famtrip berlangsung dari 30 September hingga 4 Oktober 2025, dengan rute perjalanan meliputi Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Padang Panjang, Kota Bukittinggi, Kota Payakumbuh, Danau Singkarak, Dataran Tinggi Alahan Panjang di Kabupaten Solok, dan Kota Padang.
Kemenpar menargetkan Sumatera Barat dikenal sebagai destinasi wisata gastronomi dan ramah Muslim, sehingga dapat menjadi alternatif tujuan wisata bagi wisatawan nusantara pada masa libur akhir tahun. Kegiatan ini juga diharapkan mendorong minat masyarakat untuk berwisata #DiIndonesiaAja, khususnya selama libur Natal dan Tahun Baru.
Peserta famtrip terdiri dari pelaku industri pariwisata, media, dan konten kreator, dengan tujuan agar mereka dapat memahami karakteristik wisata di Sumatera Barat dan membantu mempromosikannya kepada audiens atau konsumen masing-masing.
Made menambahkan bahwa kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan sinergi dan kolaborasi antara berbagai pemangku kepentingan dalam pengembangan pariwisata Indonesia, khususnya di Sumatera Barat, sehingga potensi wisata alam, budaya, dan kuliner dapat lebih optimal dimanfaatkan serta mendukung pertumbuhan sektor pariwisata nasional.
Pemkab Rejang Lebong Dorong Masyarakat Gunakan Aplikasi “Lapor Diskominfo”

Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, mendorong masyarakat untuk memanfaatkan aplikasi “Lapor Diskominfo” sebagai sarana menyampaikan berbagai permasalahan yang terjadi di wilayah masing-masing.
Menurut Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Rejang Lebong, Upik Zumratul Aini, masyarakat dapat melaporkan beragam isu melalui aplikasi ini, mulai dari permasalahan anak stunting, kelangkaan pupuk, perkembangan objek wisata baru, hingga keberhasilan produk pertanian. Setiap laporan yang masuk akan diteruskan kepada Bupati Rejang Lebong serta dinas atau instansi terkait untuk dicari solusinya.
Upik menjelaskan bahwa aplikasi Lapor Diskominfo berfungsi sebagai jembatan komunikasi antara masyarakat dan pemerintah daerah. Warga dapat menyampaikan laporan melalui situs web www.lapor.go.id atau melalui layanan pesan di nomor 0813-74154855.
Untuk mempermudah masyarakat dalam mengakses layanan ini, Diskominfo telah melakukan sosialisasi ke sejumlah kecamatan dan kelompok masyarakat di Rejang Lebong. Selain itu, pihaknya juga membagikan brosur dan barcode aplikasi yang ditempel di lokasi strategis, sehingga masyarakat dapat dengan mudah memperoleh informasi publik dan melaporkan masalah secara langsung.
Sementara itu, Lurah Talang Ulu, Kecamatan Curup Timur, A. Tunio Gerotna, menilai bahwa kehadiran aplikasi Lapor Diskominfo sangat membantu dalam mempercepat jalur komunikasi antara masyarakat dan pemerintah daerah. Ia berharap dengan adanya digitalisasi pelaporan publik ini, sistem komunikasi publik menjadi lebih cepat, tepat, dan terpercaya, sekaligus memudahkan pemerintah dalam merespons kebutuhan dan keluhan masyarakat secara efektif.
Melalui aplikasi ini, Pemkab Rejang Lebong juga berupaya meningkatkan partisipasi aktif warga dalam pembangunan daerah, sehingga setiap permasalahan dapat ditangani dengan tepat waktu dan transparan. Inovasi digital seperti Lapor Diskominfo diharapkan menjadi langkah strategis menuju tata kelola pemerintahan yang modern dan responsif.
Timnas Indonesia Gagal ke Piala Dunia 2026 Usai Dikalahkan Irak 0-1

Tim nasional Indonesia digagal lolos ke Piala Dunia 2026 setelah takluk 0-1 dari Irak pada pertandingan Grup B putaran keempat kualifikasi zona Asia di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, Minggu dini hari WIB.
Dikutip dari AFC di Jakarta, kekalahan itu membuat Indonesia terkunci di posisi juru kunci Grup B lantaran tanpa poin dari dua pertandingan, situasi yang memupuskan harapan Indonesia berlaga di Piala Dunia 2026. Sebelumnya, Indonesia dikandaskan Arab Saudi dengan skor 2-3.
Di sisi lain, kemenangan membuat Irak membuka peluang lolos ke putaran final Piala Dunia 2026 terbuka lebar. Saat ini, Irak yang baru memainkan satu laga di Grup B menempati posisi kedua klasemen sementara dengan tiga poin.
Tim yang berhak melaju langsung ke Piala Dunia 2026 dari putaran keempat zona Asia adalah juara grup. Sementara peringkat kedua akan berlaga di putaran kelima.
Pada pertandingan kontra Irak, kekalahan Indonesia terjadi akibat gol yang dicetak gelandang Zidane Iqbal ketika laga sudah memasuki menit ke-75.
Irak berupaya menekan terlebih dahulu ketika laga dimulai, tetapi Indonesia yang menciptakan peluang pada menit kesembilan lewat tendangan Thom Haye yang masih menyamping.
Lima menit kemudian, Indonesia kembali menciptakan peluang lewat umpan tarik dari Thom Haye, akan tetapi bola yang disambut Mauro Zijlstra dapat ditutup lini pertahanan Irak.
Skuad asuhan Patrick Kluivert kembali memiliki peluang semenit kemudian melalui sepak pojok, tetapi sundulan Zijlstra masih menyamping dari gawang Irak.
Pada menit ke-33, giliran Eliano Reinders yang mendapatkan kesempatan membuka skor tetapi tidak dapat dimanfaatkan dengan baik.
Menjelang berakhirnya babak pertama, Indonesia sempat kembali menciptakan peluang lewat tendangan bebas Dean James yang masih menyamping dari gawang Irak. Skor 0-0 pun bertahan sampai turun minum.
Memasuki babak kedua, Irak kembali mengambil inisiatif menyerang terlebih dahulu, namun beberapa upaya yang mereka lakukan belum membahayakan.
Irak menciptakan peluang terlebih dahulu pada menit 58 melalui tendangan Youssef Amyn yang masih menyamping dari gawang Indonesia.
Indonesia berbalik memberikan ancaman dan memberikan peluang melalui tendangan mendatar yang dilepaskan Kevin Diks yang masih dapat diamankan kiper Irak Jalal Hasan pada menit 65.
Irak mampu mendapatkan keunggulan terlebih dahulu melalui gol yang dicetak oleh Zidane Iqbal lewat tendangan mendatarnya sehingga skor berubah menjadi 1-0 pada menit 75.
Selanjutnya Indonesia terus berupaya untuk menyamakan kedudukan, akan tetapi upaya-upaya yang dilakukan oleh Ole Romeny serta kolega tak kunjung membuahkan hasil.
Irak harus bermain dengan 10 orang pada menit 90+9 setelah bek tengah mereka Zaid Tahseen harus diusir keluar lapangan oleh wasit karena menerima kartu kuning kedua.
Pada waktu yang tersisa, Indonesia berusaha untuk mencari gol penyeimbang, akan tetapi hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-0 untuk kemenangan Irak tidak berubah.
BPBD Rejang Lebong Siagakan Personel dan Peralatan Hadapi Musim Hujan

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, menyiagakan puluhan personel dan berbagai peralatan untuk menghadapi kemungkinan terjadinya bencana alam seiring masuknya musim hujan.
Kepala Pelaksana BPBD Rejang Lebong, M. Budianto, menjelaskan bahwa saat ini seluruh tim dan peralatan harus selalu siap siaga karena potensi bencana bisa terjadi kapan saja. “Jika terjadi bencana, kita sudah siap,” ujar Budianto saat dihubungi di Rejang Lebong, Sabtu.
Jumlah personel yang disiagakan sebanyak 28 orang, tergabung dalam tim reaksi cepat dan pusat pengendalian operasi (pusdalops). Selain itu, BPBD juga menyiapkan para relawan yang tersebar di 156 desa dan kelurahan di 15 kecamatan, agar penanganan bencana dapat dilakukan dengan cepat dan merata di seluruh wilayah.
Dari sisi peralatan, BPBD menyiagakan dua unit alat berat, yakni loader dan ekskavator mini, serta mobil dapur umum, mobil tangki, obat-obatan, dan makanan siap saji untuk kebutuhan darurat.
Budianto menambahkan bahwa cuaca ekstrem di Kabupaten Rejang Lebong dalam beberapa pekan terakhir berupa hujan dengan intensitas sedang hingga lebat dalam jangka waktu lama berpotensi menimbulkan banjir akibat luapan drainase dan sungai, serta tanah longsor. Oleh karena itu, masyarakat dihimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi mereka yang tinggal di lokasi rawan banjir dan longsor.
Sebagai gambaran, beberapa kejadian bencana telah terjadi akibat cuaca ekstrem. Pada 26 September 2025, banjir akibat luapan saluran pemukiman masuk ke pemukiman warga di Kelurahan Sidorejo dan Kelurahan Talang Rimbo di Kecamatan Curup Tengah, sekaligus merobohkan pagar tembok Kantor Satpol PP Rejang Lebong.
Selain itu, pada 28 September 2025, hujan deras menyebabkan debit Sungai Duku Ulu di wilayah Kecamatan Curup Kota dan Curup Utara meluap, menggenangi sekitar 90 unit rumah, masjid, dan jalan di beberapa kelurahan. Meskipun demikian, kejadian ini tidak menimbulkan korban jiwa, namun tetap mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana musiman.
Dengan langkah-langkah ini, BPBD Rejang Lebong berharap dapat meminimalkan risiko dan kerugian akibat bencana alam, sekaligus memastikan penanganan darurat dapat dilakukan dengan cepat dan terkoordinasi. Masyarakat juga diingatkan untuk selalu memantau informasi cuaca dan mengikuti imbauan resmi dari BPBD demi keselamatan bersama.
Satpol PP Mukomuko Bersihkan Kotoran Sapi di Jalan Raya dan Tegakkan Aturan Hewan Ternak

Personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, beberapa hari terakhir melakukan pembersihan kotoran hewan ternak sapi yang berserakan di ruas jalan di komplek perkantoran pemerintah daerah setempat.
Menurut Kepala Dinas Satpol PP Kabupaten Mukomuko, Jodi, tindakan pembersihan tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab Satpol PP dalam menjaga ketertiban dan ketentraman umum, sekaligus pemeliharaan fasilitas publik. Ia menekankan bahwa pihaknya tidak hanya membersihkan kotoran, tetapi juga menegakkan aturan terkait larangan melepasliarkan hewan ternak di jalan raya dan fasilitas umum, karena aktivitas tersebut dapat menimbulkan gangguan bagi masyarakat.
Penegakan aturan ini dilakukan secara persuasif, dimulai dari pemberian imbauan kepada pemilik ternak hingga penangkapan hewan yang berkeliaran di jalan. Pemilik ternak yang hewannya ditangkap diwajibkan membayar denda, sebagai bentuk sanksi atas kelalaian mereka menjaga hewan peliharaannya.
Jodi menambahkan bahwa dalam beberapa waktu terakhir, personel Satpol PP jarang menjumpai sapi berkeliaran di siang hari. Namun, keberadaan kotoran sapi di jalan menunjukkan bahwa hewan tersebut kemungkinan berkeliaran pada malam hari. Hal ini menunjukkan perlunya pengawasan yang lebih ketat, tidak hanya pada siang hari tetapi juga malam hari, agar aturan yang berlaku dapat ditegakkan secara efektif.
Selain itu, pihak Satpol PP Kabupaten Mukomuko telah memberikan imbauan kepada seluruh pemilik ternak agar tidak membiarkan hewan peliharaannya berkeliaran di jalan maupun fasilitas umum. Bagi hewan yang masih ditemukan berkeliaran pada malam hari, penertiban tetap akan dilakukan sesuai jadwal, termasuk kemungkinan penindakan langsung baik pada siang maupun malam hari.
Melalui langkah-langkah ini, Satpol PP Mukomuko berharap dapat menciptakan lingkungan yang lebih bersih, tertib, dan aman bagi masyarakat, sekaligus mengingatkan pemilik ternak akan tanggung jawab mereka terhadap hewan yang dipelihara. Penegakan aturan ini juga diharapkan dapat mengurangi gangguan yang disebabkan hewan ternak di ruang publik dan memastikan fasilitas umum tetap nyaman digunakan oleh warga.
Emas Antam hari ini turun Rp9.000 menjadi Rp2,294 juta/gram

Perkembangan Harga Emas Antam dan Ketentuan Pajaknya
Harga emas batangan produksi PT Antam Tbk mengalami penurunan pada Jumat, 10 Oktober 2025. Berdasarkan data yang dipantau melalui laman resmi Logam Mulia, harga emas turun sebesar Rp9.000 per gram, sehingga saat ini emas dijual Rp2.294.000 per gram, dibandingkan harga sebelumnya yang mencapai Rp2.303.000 per gram. Penurunan harga ini juga tercermin pada harga jual kembali atau buyback, yang kini berada di angka Rp2.142.000 per gram.
Setiap transaksi pembelian emas batangan dikenakan potongan pajak sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam PMK Nomor 34/PMK.10/2017. Khusus untuk transaksi penjualan kembali emas batangan ke Antam dengan nominal lebih dari Rp10 juta, pembeli akan dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22, yakni 1,5 persen bagi pemegang NPWP dan 3 persen bagi non-NPWP. Potongan PPh 22 ini langsung dipotong dari total nilai transaksi buyback, sehingga pembeli menerima jumlah bersih setelah pajak.
Adapun rincian harga emas batangan Antam berdasarkan pecahannya pada hari tersebut adalah sebagai berikut:
- Emas 0,5 gram: Rp1.197.000
- Emas 1 gram: Rp2.294.000
- Emas 2 gram: Rp4.528.000
- Emas 3 gram: Rp6.767.000
- Emas 5 gram: Rp11.245.000
- Emas 10 gram: Rp22.435.000
- Emas 25 gram: Rp55.962.000
- Emas 50 gram: Rp111.845.000
- Emas 100 gram: Rp223.612.000
- Emas 250 gram: Rp558.765.000
- Emas 500 gram: Rp1.117.320.000
- Emas 1.000 gram: Rp2.234.600.000
Selain itu, pembelian emas batangan juga dikenai potongan PPh 22. Besaran pajak untuk pembelian emas adalah 0,45 persen bagi pemegang NPWP dan 0,9 persen bagi non-NPWP. Setiap transaksi pembelian emas selalu disertai dengan bukti potong PPh 22, sehingga pembeli memiliki catatan resmi untuk keperluan administrasi dan kepatuhan pajak.
Dengan demikian, fluktuasi harga emas tidak hanya mempengaruhi harga jual dan buyback, tetapi juga memengaruhi perhitungan pajak yang harus dibayarkan oleh pembeli atau investor. Para investor dan masyarakat yang ingin berinvestasi emas disarankan selalu memantau harga emas harian serta memahami ketentuan pajak agar dapat merencanakan investasi dengan lebih optimal dan sesuai regulasi yang berlaku.
Danantara: Nilai investasi proyek capai Rp91 triliun
Rosan Roeslani, CEO Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia), mengungkapkan bahwa proyek waste to energy berupa pembangunan stasiun Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) di 33 kota di Indonesia membutuhkan investasi total sekitar 91 triliun rupiah.

Setiap PSEL diperkirakan mampu mengolah sekitar 1.000 ton sampah per hari. Rosan menjelaskan dalam Indonesia International Sustainability Forum (ISF) 2025 di Jakarta, Jumat, bahwa angka investasi tersebut dihitung berdasarkan kapasitas 1.000 ton per hari, meskipun di beberapa daerah kapasitasnya bisa lebih besar.
Selain itu, Danantara akan menampilkan showcase program waste to energy selama ISF. Menurut Rosan, proyek ini mendapat respons positif dari para investor, bahkan tercatat sudah ada 192 perusahaan yang tertarik untuk bergabung dalam program ini.
Ia menilai bahwa ISF menjadi forum yang tepat, tidak hanya untuk menawarkan peluang investasi, tetapi juga sebagai media untuk menyampaikan kebijakan dan regulasi pemerintah kepada calon investor.
Rosan menekankan pentingnya program ini karena memberikan manfaat tidak hanya untuk penyediaan listrik, tetapi juga bagi lingkungan dan kesehatan masyarakat. Ia menambahkan bahwa program ini tidak dapat dijalankan sendiri dan sangat terbuka untuk bekerja sama dengan berbagai pihak, baik dari dalam maupun luar negeri, demi mencapai tujuan tersebut.
Peluncuran program waste to energy direncanakan pada awal November 2025, melalui proses lelang terbuka dan transparan. Melalui program ini, diharapkan dalam dua tahun ke depan, sebagian besar sampah di kota besar dapat diubah menjadi energi listrik sekaligus menciptakan lapangan kerja baru.
Sebagai langkah awal, Danantara bersama pemerintah akan memprioritaskan 10 kota pertama, yang dipilih berdasarkan penilaian Kementerian Lingkungan Hidup, antara lain Tangerang, Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Semarang, Surabaya, Bali, Makassar, dan kota lainnya. Rosan menjelaskan bahwa pemilihan ini mempertimbangkan kesiapan daerah dari sisi sampah, ketersediaan air, lahan, dan fasilitas pendukung lainnya.
Ia juga menambahkan bahwa sosialisasi program telah dilakukan kepada sejumlah kepala daerah, dan setiap kota kemungkinan memiliki lebih dari satu PSEL. Sebagai contoh, Jakarta diperkirakan membutuhkan 3-4 PSEL karena menghasilkan sekitar 8.000 ton sampah per hari, dengan total tumpukan sampah yang bisa mencapai 55 juta ton, sehingga potensi pengolahan energi di ibu kota sangat besar.
Kejari Bengkulu Musnahkan Barang Bukti dari 96 Perkara Pidana Umum
Bupati Rejang Lebong Ajak Seluruh OPD Galang Bantuan Rp200 Juta untuk Korban Bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar
Ombudsman RI Tegaskan Dukungan dan Awasi Penuh Program Visi “Bantu Rakyat” Pemprov Bengkulu
Rejang Lebong Resmikan Sertifikat Lahan 20,4 Hektare untuk Pembangunan SMA Unggul Garuda Nasional
Polda Bengkulu Sita Aset Tersangka Korupsi PHL PDAM Tirta Hidayah, Termasuk Tanah dan Mobil Mewah
Penerapan Restorative Justice di Kota Bengkulu: Refleksi Filsafat Hukum dalam Penegakan Keadilan Humanis
Pemprov Bengkulu Targetkan Salurkan Bantuan Bencana Sumatera pada 10 Desember 2025, Galang Dana Hingga Rp3 Miliar
UPTD Metrologi Mukomuko Genjot Tera Ulang 2.100 Alat Ukur Demi Lindungi Konsumen
Pemkab Mukomuko Pacu Kesiapan Lahan untuk Pembangunan 150 Koperasi Merah Putih, Target Rampung Maret 2026
BMKG Tetapkan Bengkulu Berstatus Waspada Cuaca Buruk Tiga Hari ke Depan, Hujan Lebat dan Angin Kencang Mengancam